Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

21 Jamaah Calon Haji ikut Bimbingan Manasik Haji
Kamis, 18/05/2017 08:17 WIB

TEMINABUAN-Sebanyak 21 orang Jamaah Calon Haji (JCH) dari Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) mengikuti bimbingan manasik haji, yang digelar oleh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sorsel. Bimbingan manasik haji yang berlangsung Aula Koramil Teminabuan didibuka secara resmi Selasa (16/5) lalu oleh Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE. Pelaksanaan bimbingan manasik haji dimaksudkan untuk membekali JCH sebelum berangkat ke tanah suci Mekkah,guna melaksanakan ibadah haji. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sorsel Drs.Marthin D Syaranamual selaku penanggung jawab penyelenggaraan urusan haji menjelaskan, pelaksanaan bimbingan manasik berlangsung selama 10 kali pertemuan. Selama bimbingan manasik haji, JCH akan dibekali dengan berbagai pengetahuan yang mendukung terlaksananya ibadah haji dengan baik dan lancar. Materi yang akan diberikan dalam bimbingan manasik haji antara lain kebijakan pemerintah tentang penyelenggaraan ibadah haji, peraturan Pemerintah Arab Saudi tentang perhajian, kesehatan jamaah calon haji dan materi lainnya. Pemberi materi bimbingan mansik haji dari Kemenag Kabupaten Sorsel. Direncanakan JCH haji akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah pada bulan Agustus mendatang melalui embarkasi Makassar.
 Bupati Samsudin Anggiluli pada kesempatan tersebut meminta JCH dapat mengikuti pembekalan dalam bimbingan manasik haji, sehingga ibadah haji nanti dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Pihaknya berharap sebanyak 21 orang JCH yang berangkat melaksanakan ibadah haji kembali juga lengkap dan tidak kurang suatu apapun. Pihaknya juga meminta JCH melaksanakan apa yang diterima selama melaksanakan ibadah haji di Mekkah setelah kembali ke Teminabuan. Jangan sampai apa yang diterima JCH di tanah suci lain, yang dilaksanakan dalam kesehari-hariannya lain. Pemkab Sorsel terus berupaya memberikan bantuan kepada lembaga keagamaan guna menunjang peningkatan iman setiap umat beragama di Kabupaten Sorsel.
 Terbatasnya kuota Jamaah Calon Haji (JCH) untuk Kabupaten Sorsel dibandingkan antusiasme umat Islam di Teminabuan untuk menunaikan ibadah haji, mengakibatkan waktu tunggu atau antri 12 tahun. Atau dengan kata lain umat Islam yang hendak menunaikan ibadah haji harus menunggu 12 tahun lamanya. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sorsel Drs.D.Marthin Syaranamual menjelaskan, kuota JCH untuk Provinsi Papua Barat sebanyak 725 orang, termasuk di dalamnya 21 orang untuk Kabupaten Sorsel. Sementara jumlah umat Islam yang masuk daftar tunggu untuk menunaikan ibadah haji sebanyak 251 orang. Padahal kuota haji untuk Kabupaten Sorsel setiap tahunnya 21 orang, dengan demikian lama waktu yang dibutuhkan untuk 251 orang semuanya menunaikan ibadah haji yakni 12 tahun. Informas tentang penambahan kuota haji bagi Indonesia oleh pemerintah Arah Saudi belum ada kejelasan hingga saat ini. Pihaknya berharap dalam beberapa waktu ke depan ada penambahan kuota haji bagi Kabupaten Sorsel.
 Sementara itu Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE menegaskan, waktu tunggu yang lama untuk menunaikan ibadah haji ini sangat disayangkan. Apalagi kalau umat Islam yang rindu untuk menunaikan ibadah haji namun tidak kesampaian karena dipanggil Tuhan sebelum waktu menunaikan ibadah haji. Untuk itulah menurutnya Provinsi Papua dan Papua Barat harus mendapat perlakuan khusus terkait kuota haji bagi kedua provinsi yang diberlakukan Otonomi Khusus (Otsus). Sehubungan dengan itu pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada Kementrian Lembaga terkait kuota haji, guna menjadi pertimbangan penambahan kuota haji bagi Provinsi Papua dan Papua Barat. (humas/julius)

Berita Lainnya