Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Bupati Lepas 10 Siswa Peserta Afirmasi Pendidikan Menengah
Selasa, 11/07/2017 16:21 WIB

TEMINABUAN-Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) tahun 2017 ini mengirimkan 10 siswa lulusan SMP menjadi peserta afirmasi pendidikan menengah. Kesepuluh siswa tersebut dilepas oleh Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE secara resmi Kamis (6/7) lalu di ruang lobi kantor Bupati Sorsel. Afirmasi pendidikan menengah tersebut merupakan program Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua Barat (UP4B), untuk menyekolahkan anak-anak Papua sekolah di luar Papua mulai dari jenjang SMA hingga S-1. Siswa peserta afirmasi pendidikan menengah tersebut akan disekolahkan di SMA unggulan yang ada di sejumlah kota studi di Pulau Jawa. Kesepuluh siswa tersebut antara lain Agnes Monika Naa lulusan dan Eva Pricilia Kondjol lulusan SMP YPK Teminabuan; Thelma Howay, Oktovianus Waelaruno dan Milania Murmana lulusan SMP Negeri 1 Teminabuan; Elsa Aru dan Olince Deviana Sesa lulusan SMP Negeri Wayer; Keterina Sesa, Merlin Frissa dan Wenan Yosias Silapok lulusan SMP Negeri Sawiat. Kesepuluh siswa tersebut mengikuti sejumlah tahapan seleksi bersama 60 siswa lainnya dengan system gugur. Kesepuluh siswa tersebut turun ke Sorong bergabung dengan teman-temannya dari kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat, guna mengikuti pembekalan selama 2 hari sebelum diberangkatkan menuju kota tempat studi masing-masing yang langsung diantar pegawai dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat. Hadir dalam acara pelepasan Wakil Bupati (Wabup) Drs.Martinus Salamuk serta sejumlah Pimpinan SKPD. Orang tua kesepuluh siswa juga hadir dalam acara pelepasan.
 Pada kesempatan tersebut Bupati Samsudin Anggiluli berdialog langsung dengan kesepuluh siswa dan meminta masing-masing siswa mengirimkan nomor HP masing-masing ke nomor HP Bupati. Kesepuluh siswa tersebut diminta menyampaikan hal apa saja yang menjadi hambatan selama menempuh studi. Bahkan Bupati Samsudin Anggiluli memberi bantuan dana kepada 10 siswa tersebut masing-masing orang sebanyak Rp.1 Juta. Kesepuluh siswa tersebut juga diminta untuk terus belajar dan belajar selama studi. Dengan demikian akan mengharumkan nama keluarga, Provinsi Papua Barat serta Kabupaten Sorsel. Selain itu juga kesepuluh siswa tersebut diminta menyesuaikan dengan kondisi di tempat studi. (humas/julius)