Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Kementrian PUPR Bantu Rumah Swadaya 350 Unit
Rabu, 19/07/2017 13:52 WIB

TEMINABUAN-Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) untuk pertama kalinya mendapat bantuan stiumlan perumahan swadaya (BSPS) dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2017 ini. Bantuan tersebut berkat kerja keras dari Pemkab Sorsel di bawah kepemimpinan Bupati Samsudin Anggiluli, SE dan Wakil Bupati (Wabup) Drs.Martinus Salamuk serta SKPD teknis yakni Bidang Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Sorsel. Kementrian PUPR memberikan BSPS sebanyak 350 unit bagi masyarakat di Kabupaten Sorsel dengan total anggaran Rp.10,5 Milyar atau per Kepala Keluarga (KK) penerima bantuan menerima bantuan Rp.30 Juta. Dana bantuan tersebut digunakan untuk membeli bahan bangunan, guna membangun rumah baru atau merehabilitasi rumah yang ada saat ini. Sehubungan dengan itu Satuan Kerja (Satker) SMPT Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat (PB) melaksanakan sosialisasi BSPS kepada penerima bantuan Rabu (12/7) lalu di Auditorium GKI Marthen Luther Wermit. Bank Papua Cabang Teminabuan juga dihadirkan untuk memberikan penjelasan terkait sistem pembukaan rekening bagi penerima bantuan yang disalurkan melalui Bank Papua. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE; Wakil Bupati (Wabup) Sorsel Drs.Martinus Salamuk; Ketua DPRD Jevries N. Kewetare, SP; Kapolres Sorsel AKBP Romylius Tamtelahitu, S.Sos,S.IK, M.Krim; Yanto Ijie, ST selaku PPK Rumah Swadaya (SNVT. Penyediaan Perumahan Papua Barat – Kementerian PUPR serta sejumlah Pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Sorsel.
 Yanto Ijie, ST menjelaskan,  juga merupakan tahap percobaan. berhasil dilaksanakan, maka tahun berikut bisa mendapat jumlah lebih banyak atau dinaikan. Pengawasan program ini langsung oleh 7 orang fasilitator dan koordinator. Pemerintah telah melakukan kerjasama dengan Bank Papua untuk menyalurkan dana ke penerima bantuan, tetapi tidak menerima uang tunai atau tidak bisa mencairkannya secara tunai. Penerima bantuan hanya dapat menyerahkan data kebutuhan material beserta angka nominalnya kepada fasilitator, kemudian pihak penyedia material yang akan memproses uangnya sesuai dengan total material yang diambil oleh masyarakat atau penerima bantuan. Tipe rumah yang dibangun atau direhabilitasi bervariasi. Artinya penerima bantuan bisa membangun sesuai dengan keinginan, sehingga kekurangan dana erupkan swadaya masyarakat sendiri. 
 Pada kesempatan tersebut Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli menjelaskan, pemerintah hadir dan mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Apakah itu di bidang sandang, pangan dan papan. Salah satunya melalui program BSPS yang merupakan bagian dari perhatian pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Selanjutnya terkait pelaksanaan program ini di Kabupaten Sorsel Bupati Samsudin meminta semua pihak untuk mengawal prosesnya hingga selesai tepat waktu dan sesuai harapan. Dalam rangka menunjang pelaksanaan program ini pula, Pemda Sorsel memberikan dana sharing sebesar Rp. 1 Miliar untuk membayar tukang. Pihaknya juga berpesan kepada masyarakat penerima bantuan untuk benar-benar menggunakan bantuan anggaran pemerintah pusat ini sesuai peruntukannya. Sebab jika program ini berhasil, tahun depan Sorong Selatan bisa mendapatkan bantuan yang sama dengan jumlah lebih banyak lagi, bahkan bisa sampai 800 unit. Tahun depan Pemkab Sorsel juga akan anggarkan dana sharing sebesar Rp. 5 Miliar untuk menunjang program BSPS. (humas/julius)