Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Olahraga Beladiri Pencak Silat Mulai Bangkit
Rabu, 19/07/2017 14:20 WIB

TEMINABUAN-Olahraga seni bela diri Pencak Silat di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) saat ini mulai bangkit, seiring terbentuknya Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI ) Cabang Sorsel terbentuk pada tahun 2014 lalu. Namun perkembangannya baru terlihat pada tahun 2015 dengan berbagai prestasi yang telah diraih dalam berbagai iven kejuaraan yang digelar, apakah itu di Sorong maupun di Manokwari. Ketua IPSI Cabang Sorsel Dody Fadjar Pratomo kepada Radar Sorong Rabu (12/7) lalu di Lapangan Terbang Teminabuan menjelaskan, saat ini IPSI Sorsel terus memberikan pendampingan dan pelatihan terhadap generasi muda Sorsel yang bergabung dan ingin berkembang dalam bidang olahraga pencak silat. Diharapkan dengan olahraga pencak silat tersebut generasi muda lebih berkembang secara positif dalam bidang olahraga pencak silat dan terhindar dari hal-hal negatif. Prestasi gemilang yang sudah diraih IPSI Sorsel adalah menjuarai Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat di Kota Sorong pada bulan Mei lalu. Atlet Pencak Silat Sorsel membawa pulang beberapa medali yang mengharumkan nama Kabupaten Sorsel.
 Dijelaskan Dody Fadjar Partomo, pada bulan Juli ini pun, direncanakan atlet IPSI Sorsel akan mengikuti Kejurda Pencak Silat di Universitas Airlangga, Surabaya - Jawa Timur.
Sehubungan dengan itu pihaknya meminta dukungan Pemda dan KONI Kabupaten Sorsel, dalam rangka menunjang keikutsertaan anak-anak muda Sorsel di Kejurda Silat tersebut.
Pihaknya kini tinggal menunggu informasi lebih lanjut dari KONI Provinsi Papua Barat terkait Kejuaraan Silat di Surabaya tersebut. Sambil menunggu infomasi tersebut, anak-anak sudah dipersiapkan jauh-jauh hari dengan harapan bisa tampil lebih cemerlang dan bisa membawa hasil baik dan mengharumkan nama Kabupaten Sorsel. “Walau pun tidak didukung dengan fasilitas yang memadai, kita tetap memiliki semangat yang tinggi untuk berlatih. Maka itu kami minta dukungan seluruh masyarakat dan terlebih dukungan dari Pemda dan KONI Sorsel, sehingga anak-anak muda kita bisa berangkat ke Surabaya untuk mengikuti Kejuaraan Silat yang digelar di Surabaya pada akhir Juli ini,” tegasnya mengakhiri pembicaraan.
 Sementara itu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) yang baru dilantik oleh Gubernur Papua Barat pada 7 Januari lalu telaah membuat rancangan kerja untuk diserahkan kepada Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE sebagai Ketua Umum KONI Sorsel. Rancangan tersebut juga memuat berbagai program kerja KONI Sorsel yang akan dilaksanakan ke depan, termasuk memproteksi kepengurusan semua cabang olahraga yang berkembang di Sorsel saat ini, termasuk Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di dalamnya. Belum lama ini Pengurus KONI sudah melakukan rapat dalam rangka menginventarisir potensi-potensi cabang olahraga di Kabupaten Sorsel. Bupati sangat merespon positif, apalagi cabang olah raga yang sudah berjalan seperrti IPSI Sorsel yang secara mandiri berjalan selama ini. KONI Sorsel sangat memberikan apresiasi dan akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai iven kejuaraan yang diikuti. Hal ini ditegaskan Sekretaris KONI Kabupaten Sorsel, Alexander Duwit, SH.MA kemarin menanggapi pernyataan Ketua IPSI Sorsel Dody Fadjar Pratomo.
 Dijelaskan Sekretaris KONI Alexander Duwit, sehubungan dengan persiapan IPSI Cabang Sorsel mengikuti Kejuaraan Silat yang akan dilaksanakan di Surabaya dalam waktu dekat, pihaknya meminta pengurus IPSI melakukan koordinasi dengan KONI dan Pemkab Sorsel.
KONI Sorsel memberikan respon positif dan mendorong semua cabang olahraga untuk berkembang, apalagi berprestasi dalam berbagai pertandingan yang dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Sorong Selatan. “Seperti IPSI yang akan hadir dalam salah satu Kejuaraan Silat di Surabaya, mungkin saat ini kita belum dapat mendampingi secara langsung. Namun mungkin untuk bantuan penunjang seperti dana walaupun sedikit, mungkin kita akan upayakan karena ini iven nasional. Bahkan kalau benar-benar mereka berangkat, kita bisa minta Bupati Sorsel untuk memberangkatkan secara resmi,” pungkasnya. (humas/julius)