Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

GOW Kunjungi Desa Banguntapan, Yogyakarta
Rabu, 02/08/2017 15:18 WIB

TEMINABUAN–Sebanyak 38 anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) yang melakukan studi banding di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkunjung di Desa Banguntapan, Kabupaten, Bantul-Provinsi DIY. Desa Banguntapan tersebut merupakan desa binaan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sabtu (22/7) lalu. Ketua GOW Kabupaten Sorsel Ny.Dahlia Salamuk bersama badan pengurus dan rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Banguntapan, Kabupaten Bantul Basirudin Jarot, Kepala Seksi Pengembangan Kelembagaan Organisasi Perempuan (PKOP) BBPPM DIY Ny.Dra.Endah Wahyuni serta para ibu pengurus Desa Perempuan Indonesia Maju Mandiri (Prima) Sekarningtyas Banguntapan.

 Kepala Desa Banguntapan Basirudin Jarot menjelaskan, pemberdayaan perempuan di wilayahnya sangat maju. Untuk itu dirinya sangat yakin ibu-ibu pengurus desa mampu membagikan ilmu kepada ibu-ibu anggota GOW Kabupaten Sorsel, Kedepan pihaknya berharap kerja sama ini dapat diprogramkan kembali oleh dinas terkait, sehingga dapat ditingkatkan dengan materi yang lebih detail. Entah pihaknya yang berkunjung ke Papua sebagai pemateri atau pun peserta pelatihan yang dilatih di Yogyakarta.

 Sementara itu Kasi PKOP BPPM DIY Ny.Dra. Endah Wahyuni selaku pembina menjelaskan, pihaknya telah melakukan pendampingan pemberdayaan perempuan di wilayah ini. Pembinaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perekonomian ibu-ibu di Yogyakarta. 

Selain itu pihaknya membantu memasarkan produk-produk yang dihasilkan ibu-ibu dengan  membantu melakukan pameran-pameran di tingkat kabupaten hingga tingkat provinsi. 

 Pada kesempatan tersebut Ketua GOW Kabupaten Sorsel Ny.Dahlia Salamuk mengucapkan  terima kasih kepada BPPM DIY serta pengurus Desa Banguntapan yang telah memberikan ilmu pengetahuannya untuk mengajar sejumlah kerajinan tangan maupun ketrampilan, sehingga  sejumlah anggota GOW saat ini sudah mampu mengerjakan beberapa kerajinan. Dengan pelaksanaan studi banding tersebut, pihaknya berharap agar apa yang telah dipelajari dapat diterapkan di Kabupten Sorsel dan menularkan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat di Sorsel. 

 Pelatihan yang digelar sehari tersebut mendapat respon baik dan menjadi pengalaman yang berharga bagi segenap anggota GOW Kabupaten Sorsel. Dalam pelatihan tersebut Pengurus GOW Kabupaten Sorsel terbagi dalam 4 kelompok mulai dari jumputan, membuat aneka kue, merajut serta membuat sejumlah asesoris kerajinan menarik yang didaur ulang dari bungkusan plasitk sampah rumah tangga. (humas/julius)