Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Wakil Bupati Lepas 23 Calon Jamaah Haji
Rabu, 09/08/2017 14:42 WIB

TEMINABUAN-Wakil Bupati (Wabup) Sorong Selatan (Sorsel) Drs.Martinus Salamuk melepas secara resmi 23 orang Calon Jamaah Haji (CJH) untuk berangkat ke tanah suci Mekkah menjalankan rukun Islam kelima yakni Ibadah Haji pada Musim Haji 1438 H/ 2017 Masehi. Pelepasan 23 orang CJH berlangsung Kamis (3/8) LALU di Aula Distrik Teminabuan, Sebanyak 23 orang CJH tersebut terdiri dari 21 CJH asal Kabupaten Sorsel dan 2 orang CJH asal Kabupaten Maybrat. Pelepasan CJH ditandai dengan penyerahan bendera rombongan Kabupaten Sorsel kepada perwakilan CJH. Rombongan CJH direncanakan berangkat menuju Kota Sorong pada hari Sabtu (5/8) mendatang dan selanjutnya hari Minggu (6/8) berangkat ke Makassar dan  langsung masuk di Asrama Haji Transit Embarkasi Makassar. Rombongan CJH asal Kabupaten Sorsel dan kabupaten lainnya di Provinsi Papua Barat akan dilepas oleh Gubernur Provinsi Papua Barat pada 7 Agustus di Aula III Asrama Haji Embarkasi Makassar. Selanjutnya pada 8 Agustus diterima di Asrama Haji Embarkasi Makassar dan tanggal 09 Agustus berangkat Madinnah. Rombongan CJH Kabupaten Sorsel tergabung pada gelombang I Kloter 16 Makassar, yang tertua usia 72 tahun atas nama Kulling Pabbela Toto dan yang termuda usia 29 tahun atas nama Syahyuni Hudaya Fattah Binti Abd Fattah. 

 Wabup Martinus Salamuk pada kesempatan tersebut meminta CJH asal Kabupaten Sorsel menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan memperoleh predikat Haji yang mabrur. Perjalanan menunaikan Ibadah Haji merupakan perjalanan suci dan mulia yang tidak dimiliki oleh semua umat Islam bila belum waktunya terpanggil untuk menjalankan syariatnya yaitu berhaji. Berdasarkan UU RI Nomor 13 tahun 2008, pemerintah sebagai penyelenggara dalam mengurusi proses dan pelayanan perjalanan Ibadah Haji ke tanah suci Mekkah di Saudi Arabia dari tahun ke tahun, selalu berusaha menyempurnakan dan meningkatkan pelayanan tentang perjalanan haji secara maksimal, sehingga CJH merasa puas dan diberkahi oleh Allah SWT. Ketaatan CJH pada setiap ketentuan telah mengharumkan serta mengangkat harkat dan martabat bangsa di luar negeri sesuai dengan kesucian dan kemuliaan Ibadah Haji itu sendiri. (humas/julius)

Berita Lainnya