Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

267 Dusun Diusulkan jadi Kampung Persiapan
Selasa, 17/10/2017 18:38 WIB

TEMINABUAN-Masyarakat di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) mengusulkan 267 dusun yang tersebar di 15 distrik untuk ditetapkan menjadi Kampung Persiapan dan selanjutnya secara bertahap dan sesuai ketentuan yang berlaku ditetapkan menjadi kampung defenitif. Pengusulan, pembentukan atau pemekaran kampung baru harus berdasarkan pada Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa. Ketentuan tersebut merupakan dasar hukum pengusulan dusun menjadi kampung persiapan dan kemudian dipersiapkan menjadi kampung defenitif. Pengusulan 267 dusun menjadi kampong persiapan bertujuan memperpendek rentang kendali layanan pemerintahan dan upaya peningkatan pembangunan kesejahteraan masyarakat. Sehubungan dengan itu Tim Verifikasi yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis Pemkab Sorsel dan DPRD turun lapangan melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual di lapangan atau lokasi dusun yang diusulkan menjadi kampung persiapan. Apakah dusun-dusun yang diusulkan layak diproses menjadi kampung persiapan.
 Bupati Sorsel Samsudin Anggilulli, SE saat bertatap muka dengan masyarakat di Dusun Waronggei - Distrik Wayer yang diusulkan meanjadi kampung persiapan Selasa (10/10) lalu menjelaskan, Tim Verifikasi yang dipimpin langsung oleh Asisten I Tata Pemerintahan Setda Sorsel Yoseph Bless, SH, MH turun langsung ke lokasi dusun untuk melihat langsung kelayakan dusun-dusun yang diusulkan menjadi kampung persiapan. Tim tersebut ditugaskan untuk evaluasi, monitoring dan memeriksa dusun-dusun yang diusulkan oleh masyarakat, sebagai bagian proses mempersiapkan dusun tersebut menjadi kampung persiapan. Konsekuensi membentuk suatu kampung maupun distrik baru harus disesuaikan dengan proses penganggaran.
“Jadi silahkan bapak ibu usulkan pemekaran kampung dan nanti kita (pemerintah,red) akan evaluasi dan melihat, dusun-dusun mana saja yang layak dibentuk menjadi kampung persiapan dan dipersiapkan menjadi kampung defenitif sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
 Sementara itu Ketua Tim Verifikasi Pengusulan Pemekaran Kampung Yosep Bless menjelaskan, Tim Verifikasi sudah turun ke lapangan untuk melihat langsung dusun-dusun yang diusulkan oleh masyarakat untuk ditingkatkan menjadi kampung persiapan. Tim sudah turun ke wilayah Kais, Moswaren, Wayer dan selanjutnya ke wilayah Imekko dan Sawiat Raya.
  Wakil Ketua DRPD Sorsel, Marthen Saflesa pada kesempatan tersebut menegaskan, pada prinsipnya DPRD siap dan mendukung proses pengusulan 267 kampung persiapan yang kemudian akan dipersiapkan menjadi kampung defenitif. Mudah-mudahan semua sepakat supaya sejumlah kampung persiapan ini segera diproses dan disahkan pada bulan Desember 2017 mendatang. Berarti di APBD Perubahan 2017 ini harus disediakan anggarannya. (humas/julius)