Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Giliran Warga Distrik Wayer Deklarasi ODF
Selasa, 17/10/2017 18:49 WIB

TEMINABUAN-Setelah warga Distrik Sawiat mendeklarasikan diri sebagai wilayah yang masyarakatnya tidak buang air besar (BAB) sembarangan, kini giliran warga Distrik Wayer yang tersebar di 8 kampung mendeklarasikan diri sebagai kawasan Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar (BAB) sembarangan. Deklarasi yang digelar di halaman kantor Distrik Wayer terasa istimewa karena dihadiri Petinggi lembaga PBB Unicef Indonesia yakni Kepala Program Air, Sanitasi dan Hygiene Aidan Cronin, Ph.D, Wash Officer Unicef Tanah Papua Muhammad Afrianto, ST, M.Sc serta Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dr.Jenny. Deklarasi sebagai kawasan ODF ditandai dengan pernyataan atau ikrar oleh Sekretaris Distrik Wayer dan 8 kepala kampung se-Distrik Wayer.
 Bersamaan dengan Deklarasi Kawasan ODF, juga dilakukan gerakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) oleh puluhan siswa SD Negeri Wayer untuk membiasakan cuci tangan pakai sabun serta kampanye gerakan massal bela kampung bebas malaria. Puluhan siswa SD Negeri Wayer tersebut mendemonstrasikan cara mencuci tangan pakai sabun yang benar. Saat ini warga Distrik Wayer di 8 kampung sudah memiliki jamban sehat setiap rumah. Selain itu juga dibangun fasilitas WC umum di setiap kampong. Bahkan warga yang ketahuan BAB sembarangan akan dikenai sanksi yang ditentukan oleh kepala kampung. Unicef memberikan plakat atau cindera mata kepada 8 kepala kampung se-Distrik Wayer dan Kepala Distrik Wayer.
 Petinggi Unicef Indonesia Mr.Aidan Cronin yang memberikan sambutan dalam Bahasa Inggris dan diterjemahkan oleh stafnya Muhammad Afrianto menjelaskan, pihaknya sangat mengapresiasi penyambutan dirinya oleh warga. Sekaligus juga mengapresiasi upaya warga Wayer untuk stop BAB sembarangan. Kebiasaan BAB sembarangan memicu berbagai penyakit.
 Sementara Wabup Martinus Salamuk menegaskan, pihaknya berharap dengan digelarnya deklarasi tersebut hendaknya semua rumah memiliki jamban masing masing. Sanitasi sangat penting dalam dunia kesehatan, oleh karena itu warga diminta menjaga kesehatan, baik kesehatan diri maupun kesehatan lingkungan. Bahkan setiap warga yang hendak membangun rumah langsung ditanyakan jamban akan dibangun di sebelah mana dalam rumah. Pihaknya berharap kepala distrik yang lain juga dapat memacu warganya untuk mendeklarasikan diri sebagai kawasan ODF.
 Rangkaian kegiatan Deklarasi ODF diakhiri dengan pelepasan puluhan balon udara oleh Wabup Martinus Salamuk, Petinggi Unicef Indonesia Mr.Aidan Cronin dan Muspida Selain itu juga dipentaskan tari-tarian Wayer yang dipersembahkan oleh muda-mudi Kampung Sawiat. (humas/julius)