Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

KSAU Pasangkan Baret Jingga kepada Bupati Sorsel
Kamis, 19/10/2017 16:17 WIB

TEMINABUAN-Bupati Sorong Selatan (Sorsel) Samsudin Anggiluli, SE mendapat penghargaan khusus dari TNI Angkatan Udara (AU), yakni pemasangan baret jingga Pasukan Khas TNI-AU yang merupakan pasukan elit TNI-AU. Pemasangan baret jingga tersebut langsung oleh Kepala Stan TNI-AU (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP, yang berlangsung di Pangkalan TNI-AU (Lanud) Adi Sutjipto, Yogyakarta Selasa (17/10) lalu. Pemberian penghargaan tersebut berlangsung dalam rangkaian HUT Komando Paskhas TNI-AU ke-70. Bupati Samsudin diterima sebagai warga kehormatan Komando Paskhas TNI-AU yang ditandai juga dengan pemakaian jaket dan baret jingga Komando Paskhas TNI-AU. Pemberian penghargaan juga disaksikan oleh Sekda Kabupaten Sorsel Dance Flassy, SE, M.Si serta sejumlah masyarakat yang menjadi saksi sejarah penerjunan Pasukan Gerak Tjepat (PGT) TNI-AU yang merupakan cikal bakal Komando Paskhas TNI-AU di Kampung Wersar pada 18 Mei 1962 dalam Operasi Trikora untuk membebaskan Irian Barat ketika itu.
 Sekda Sorsel Dance Flassy ketika ditanya Radar Sorong Rabu (18/10) kemarin melalui sambungan telepon seluler Pontianak-Yogyakarta menjelaskan, Kabupaten Sorsel mempunyai sejarah perjuangan NKRI di Papua yakni penerjunan PGT TNI-AU pada 18 Mei 1962 di Kampung Wersar dalam Operasi Trikora dan berhasil menancapkan bendera Merah Putih pertama kali di tanah Papua. Latar belakang sejarah perjuangan pembebasan Irian Barat yakni Operasi Trikora inilah yang menjadi pertimbangan TNI-AU untuk memberikan penghargaan kepada Bupati Samsudin Anggiluli. Sebelumnya pihaknya melakukan komunikasi dengan Menko Polhukam serta TNI-AU untuk menginformasikan catatan sejarah yang melibatkan TNI-AU di Kabupaten Sorsel. Bahkan Komandan Lanud Biak sudah turun langsung untuk melihat Tugu Trikora sebagai bukti penerjunan pasukan PGT TNI-AU di Kampung Wersar. Dua orang veteran TNI-AU yang dulu terjun di Kampung Wersar masih hidup dan sempat hadir saat pemberian penghargaan. Mereka menangis dan terharu mengenangkan kisah penerjunan PGT saat itu. (humas/julius)