Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Dinas P2PA Seminarkan Indeks Pembangunan Gender
Kamis, 07/12/2017 04:47 WIB

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) menyusun data yang berbasis gender dan anak, dengan tujuan data tersebut menjadi dasar perencanaan pembangunan dan penganggaran program dan kegiatan yang berkaitan dengan P2PA. Data yang telah disusun dalam bentuk Indeks Pembangunan Gender (IPG) tersebut secara khusus tentang pembangunan di berbagai bidang yang berbasis gender atau pemberdayaan perempuan. Data yang disusun tersebut perlu mendapatkan masukan dan saran dari berbagai organisasi wanita yang ada di Kabupaten Sorsel. Untuk itulah Dinas P2PA Kabupaten Sorsel melaksanakan kegiatan Seminar Sehari Hasil Penyusunan IPG pada Kamis (30/11) lalu di Aula SMAN 1 Teminabuan. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Penyusunan Data Statistik Gender yang dilaksanakan oleh Dinas P2PA Provinsi Papua Barat. Kegiatan yang diikuti berbagai organisasi wanita di Kabupaten Sorsel tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Sorsel Drs.Martinus Salamuk. Turut hadir Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sorsel Ny.Dahlia Salamuk.
 Wabup Martinus Salamuk pada kesempatan tersebut menjelaskan, penyusunan IPG tersebut seiring dengan visi Kabupaten Sorsel yakni ‘Terwujudnya Masyarakat Sorong Selatan Yang Sehat, Cerdas, Unggul, Sejahtera dan Berkeadilan Gender’ dan misi keenam ‘Meningkatkan pemberdayaan dan peran perempuan di segala bidang. Selain itu juga sesuai Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI No.5 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Data Gender dan Anak. Dokumen IPG yang disusun tersebut sebagai referensi bagi perencanaan maupun pengenggaran serta evaluasi kerja terkait pembangunan gender. Dokumen tersebut juga diharapkan sebagai wujud pemanfaatan data gender dan anak untuk menunjang terwujudnya Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) di Kabupaten Sorsel.
 Berdasarkan analisis data dalam dokumen IPG masih ada kesenjangan gender di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan hingga partisipasi di bidang poliik dan pengambilan keputusan. Untuk itulah dokumen tersebut akan disempurnakan berdasarkan masukan dan saran dari berbagai organisasi wanita serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga Pemkab Sorsel dapat meningkatkan pemberdayaan dan peran perempuan di segala bidang. Selain itu juga data statistic gender yang disusun Dinas P2PA Provinsi Papua Barat akan disempurnakan. (humas/julius)

Berita Lainnya