Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Dinas Dukcapil Susun Buku Data Orang Asli Papua
Selasa, 12/12/2017 10:26 WIB

TEMINABUAN-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) terus melakukan berbagai terobosan guna peningkatan pelayanan publik serta pelayanan penyajian data yang akurat dan terkini atau update. Salah satu upaya yang dilakukan yakni membuat data Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Sorsel. Data OAP tersebut dibuat dalam sebuah buku yang dicetak dan diluncurkan pada tahun 2016 lalu. Buku data OAP tersebut dibuat guna menjadi data perencanaan pembangunan di berbagai aspek untuk OAP. Buku data OAP Kabupaten Sorsel tersebut juga telah diserahkan kepada Ketua DPRD Provinsi Papua Barat Pieterz Kondjol bar-baru ini di Manokwari. Dengan harapan DPRD Papua Barat (PB) menggunakan data tersebut untuk mengajukan berbagai usulan pembangunan serta pemberdayaaan OAP di Kabupaten Sorsel kepada Pemprov PB. Data OAP ini menjadi data pendukung dalam menentukan program dan kegiatan pembangunan yang memberikan manfaat bagi kemajuan bagi pendudukan yang merupakan OAP di Kabupaten Sorsel. Buku data OAP yang diluncurkan tersebut satu-satunya di Provinsi PB, kabupaten/kota lainnya belum mempunyai data OAP. Demikian penegasan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sorsel Drs.George Japsenang, M.Si Kamis (30/11) lalu dalam pertemuan SKPD pengelola dana Otsus dengan Wakil Bupati (Wabup) Sorsel Drs.Martinus Salamuk di ruang rapat kantor Bupati Sorsel.
 Kepala Dinas Dukcapil Goerge Japsenang menjelaskan, buku data OAP ini memuat statistik kependudukan yang dibatasi hanya data-data yang sifatnya untuk konsumsi perencanaan pembangunan secara umum. Data OAP tersebut diperoleh dari hasil pemutakhiran data melalui metode pencocokan dan penelitian (coklit) di tingkat distrik. Selanjutnya data dari distrik dimasukan dalam database dengan menggunakan software database oracle 11G enterprise edition. Dengan demikian bagi stakeholder atau instansi pemerintah maupun non pemerintah yang membutuhkan data bisa langsung ke kantor Dukcapil dengan mematuhi prosedur permohonan data. Kriteria OAP yaitu ayah ibu orang Papua, sedangkan kriteria orang papua yang digunakan berdasarkan kriteria dari Dinas Kependukan dan Tenaga Kerja Provinsi PB yakni ayah Papua ibu non Papua, ayah non Papua ibu Papua, anak cucu dari non Papua yang nikah dengan Papua, non Papua diangkat Papua, non Papua diangkat oleh adat menjadi orang Papua,orang non Papua tinggal lebih dari 35 tahun di Papua. Jumlah OAP di Kabupaten Sorsel 74 % dari jumlah penduduk.  
 Sementara itu Gubernur Provinsi Papua Barat (PB) Drs.Dominggus Mandacan memberikan apresiasi terhadap pembuatan buka data orang asli Papua (OAP) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel). Mengingat data OAP tersebut akan menjadi dasar pemberdayaan OAP dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan demikian program pembangunan yang dilaksanakan menggunakan dana Otsus untuk meningkatkan kesejhateraan OAP benar-benar terukur. Apalagi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Daerah Otsus (Fordasus) di Gedung Aimas Convention Centre (ACC) Kabupaten Sorong pada 8 Desember lalu Gubernur Dominggus Mandacan menegaskan pentingnya data OAP yang akurat. Buku data OAP yang dibuat oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Sorsel di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Dukcapil Drs.George Japsenang, M.Si merupakan satu-satunya di Provinsi Papua Barat. Untuk itulah Gubernur Dominggus Mandacan mengharapkan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Papua Barat mengikuti jejak Pemkab Sorsel membuat data OAP di daerahnya masing-masing. Bahkan jika perlu bisa datang belajar membuat data OAP di Dinas Dukcapil Kabupaten Sorsel. Demiikian penegasan Gubernur Dominggus Mandacan saat mengunjungi stand pameran hasil-hasil pembangunan yang menggunakan dana Otsus Jumat (8/12) lalu di Alun-Alun Aimas.
 Bersamaan dengan itu juga Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE menyerahkan buka data OAP yang dibuat Dinas Dukcapil Kabupaten Sorsel. Berdasarkan buku data OAP jumlah OAP di Kabupaten Sorsel 74 % dari jumlah penduduk Kabupaten Sorsel 60.430 jiwa yaitu sebanyak 45.374 jiwa.  Sisa 26 % atau sebanyak 15.056 adalah orang non-Papua. Buku data OAP Kabupaten Sorsel tersebut juga sudah diserahkan sebelumnya kepada anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Wolas Krenak. (humas/julius)