Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Pangdam XVIII/ Kasuari Tinjau Lokasi TMMD
Selasa, 27/03/2018 14:22 WIB

TEMINABUAN-Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayjen. TNI Yopi Onesimus Wayangkau mengunjungi Kampung Udagaga, wilayah Distrik Kokoda Utara Kabupaten Sorong Selatan baru-baru ini. Kedatangan Pangdam Kasuari untuk melihat secara langsung kondisi Distrik Kokoda Utara sebagai lokasi TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) tahun 2018 serta tatap muka dengan warga Distrik Kokoda Utara. Dalam kunjungan tersebut Pangdam Kasuari didampingi Bupati Sorong Selatan

Samsudin Anggiluli, SE; Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 171/PVT (Praja Vira Tama)  Brigjen.TNI. Ignatius Yogo Triyono serta Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1704 Sorong Letkol.Inf Andar Dodianto Panggabean, S.IP.

Pangdam Kasuari Yopi Wayangkau dan rombongan disambut hangat warga Kokoda Utara dengan prosesi adat yakni menginjak piring adat dan pemakaian kain rumput. Setelah itu Pangdam Kasuari bertemu warga di rumah adat Titara Kampung Kayu Biro, Distrik Persiapan Kokoda Imo. Pangdam XVIII/Kasuari Yopi Wayangkau dan rombongan tiba di Kampung Tarof, Distrik Kokoda menggunakan helikopter milik PT ANJ dan selanjutnya melakukan perjalanan menyusuri Sungai Kenaburi menggunakan longboat menuju Kampung

Udagaga, Distrik Kokoda Utara.

 Pangdam XVIII/Kasuari Yopi Wayangkau saat bertatap muka dengan masyarakat menjelaskan, selain memiliki tugas sebagai prajurit militer, TNI juga mempunyai tugas lain yakni membantu membangun daerah. Untuk itulah pihaknya meninjau secara langsung wilayah terpencil dan terisolasi seperti di Kampung Udagaga, Distrik Kokoda Utara. Pihaknya akan berupaya membantu wilayah yang sulit dijangkau dan ini merupakan tanggung jawab TNI untuk membantu. Kodam ikut membantu pembangunan di wilayah Papua bukan berarti Kodam mengambil alih tugas Pemerintah Daerah (Pemda), namun sifatnya hanya membantu pemerintah daerah mengatasi situasi dan kondisi di daerah yang geografisnya sangat sulit di Papua. 

 Lanjut Pangdam Yopi Wayangkau, kalau kita membangun di daerah yang sangat sulit kondisi geografisnya secara biasa membutuhkan  waktu yang sangat lama dan bisa mencapai  puluhan sampai ratusan tahun. Untuk itulah TNI dengan kemampuan dan peralatan yang dimiliki berupaya mempercepat pembangunan di wilayah Kokoda Utara. Pihaknya memohon bantuan dan dukungan semua pihak serta doa bersama kiranya apa yang direncanakan bersama untuk pembangunan rumah layak huni dan pembangunan lainnya segera terwujud. Pihaknya meminta warga kampung wajib menyekolahkan anak anak dan harus memaksa anak anak-anak sekolah, karena tanpa sekolah kita tidak bisa maju.

 Pangdam Yopi Wayangkau sempat memotivasi generasi penerus dengan menceritakan pengalaman hidupnya ketika hendak mengikuti pendidikan Akabri puluhan tahun silam.

Pangdam XVIII Kasuari saat bertemu warga menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan gedung gereja GKI Maranatha Udagaga, Distrik Kokoda Utara.

 Sementara itu Bupati Samsudin Anggiluli pada kesempatan tersebut menyampaikan kepada masyarakat, kedatangan Panglima Kodam XVIII/Kasuari di Kampung Udagaga, Distrik Kokoda Utara untuk mempersiapkan segala sesuatu terkait pelaksanaan TMMD yang direncanakan menghadirkan Panglima TNI dan sejumlah Menteri Kabinet Presiden Joko Widodo. Kedatangan Panglima TNI sama halnya kita menyambut Presiden RI yang mana semua aspirasi dan kebijakan dapat langsung tersampaikan di Presiden RI. Merubah Papua hanya bisa dilakukan dengan memajukan pendidikan, jika tidak pintar kita tidak dapat memajukan Papua. Pihaknya berharap sekembalinya Pangdam Yopi Wayangkau dapat memberikan laporan awal kepada Panglima TNI serta sejumlah Menteri dan bisa menyakinkan Presiden RI hadir bersama warga Distrik Kokoda Utara di Kampung Udagaga dalam momen TMMD tersebut. (humas/julius)

 

Berita Lainnya