Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Tujuh Distrik Pesisir Diusulkan jadi Kawasan Konservasi
Selasa, 12/06/2018 17:59 WIB

TEMINABUAN- Sehubungan dengan ditetapkannya Provinsi Papua Barat menjadi Provinsi Konservasi, maka ada wilayah di kabupaten/kota yang diusulkan menjadi kawasan konservasi. Termasuk di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel). Sehubungan dengan itu organisasi lingkungan World Wildlife Fund (WWF) Indonesia Wilayah Papua Barat melaksanakan konsultasi publik draf usulan pencadangan kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil di wilayah Kabupaten Sorsel. Konsultasi publik yang dilaksanakan akhir Mei lalu di ruang rapat Kantor Bupati Sorsel dihadiri oleh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sorsel, tokoh adat, tokoh masyarakat serta lembaga terkait lainnya. Wailayah Kabupaten Sorsel yang akan menjadi kawasan konservasi adalah 7 distrik yang ada di wilayah pesisir pantai, karena yang menjadi konsentrasi adalah kawasan konservasi berbasis perikanan. Demikian Koordinator Site Papua Barat WWF Indonesia Irwanto kepada Radar Sorong usai konsultasi publik.
 Dijelaskan Irwanto, wilayah pesisir Kabupaten Sorsel sangat kaya akan kekayaan alamnya. Landasannya adalah ekosistem hutan mangrov harus tetap terpelihara, sebab sangat bermanfaat bagi ketersediaan sumber daya perairan. Apalah itu spesies ikan, udang dan spesies lain yang terancam punah di wilayah Sorsel. Dalam upaya konservasi ini WWF Indonesia hadir dan berperan untuk mensuport pemerintah bersama berbagai lembaga lainnya dengan mengedepankan kearifan lokal. Artinya masyarakat adat dilibatkan secara penuh dalam mengelolaan kawasan konservasi. Selain itu masyarakat adat juga yang melakukan inisiasi kawasan konservasi. "Jadi peran masyarakat adat di sini lebih dominan, karena WWF Indonesia hadir hanya untuk memfasilitasi pengelolaan kawasan konservasi pesisir tersebut," tegasnya.
 Lanjut Irwanto, beberapa rekomendasi penting hasil konsultasi publik ini antara lain diagendakan deklarasi masyarakat adat untuk wilayah yang akan menjadi kawasan konservasi, penyiapan draf pengusulan kawasan konservasi yang ditandatangani bupati serta kesiapan masyarakat adat dan semua OPD di lingkungan Pemkab Sorsel dalam mendukung inisiasi kawasan konservasi. Usulan wilayah konservasi diajukan ke Pemerintah Provinsi Papua Barat. Selanjutnya Gubernur Papua Barat akan menerbitkan SK Pencadangan Kawasan Konservasi kemudian akan ditetapkan oleh kementerian terkait. (humas/julius)

Berita Lainnya