Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

151 Prajurit TNI-AD Operasi Teritorial di Kokoda Utara
Selasa, 17/07/2018 08:03 WIB

TEMINABUAN-Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) melaksanakan Operasi Teritorial (Opster) di Distrik Kokoda Utara, Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) yang merupakan wilayah berawa. Pelaksanaan Opster yang dimulai pada 12 Juli lalu hingga 19 September mendatang merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI dan Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah serta masyarakat. Opster yang dilaksanakan TNI tujuannya untuk meningkatkankesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mempercepat akselerasi pembangunan didaerah ini. Program lintas sektoral ini terbagi dalam 2 sasaran yaitu sasaran fisik dan non fisik. Pihaknya menerjunkan 151 anggota TNI AD yang berasal dari Korem 171/PVT, Kodim 1704 Sorong, Yonif 752/VYS Sorong, Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) X Sorong, Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Sorong serta Detasemen Perhubungan (Denhub) Korem 171 PVT. Hal ini disampaikan Panglima TNI melalui Panglima Kodam (Pangdam) XVIII Kasuari Mayjen. TNI  Yopi Onesimus Wayangkau saat membuka Opster TNI di Kampung Tarof, Distrik Kokoda Kamis (12/7) lalu.
 Pangdam Kasuari Yopi Wayangkau menjelaskan, sasaran fisik berupa pembangunan dan rehabilitasi rumah panggung masyarakat, sedangkan sasaran non fisik lebih diarahkan pada peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara seperti penyuluhan berbagai sektor kehidupan, pengobatan gratis, outbond, lomba cerdas cermat pelajar/siswa, olahraga bersama dan pemutaran film pembangunan/perjuangan. Diharapkan dengan kegiatan tersebut menggugah dan memupuk komitmen persatuan dan kesatuan anak bangsa, melalui hidup saling tolong menolong, yang didasari pada kesetiakawanan, kekeluarggaan dan toleransi yang tinggi antar sesama anak bangsa di daerah ini. Khusus untuk sasaran fisik TNI akan merehabilitasi rumah masyarakat sebanyak 40 unit dan membangun rumah layak huni sebanyak 5 unit di wilayah Distrik Kokoda Utara, yang akan berlangsung  selama 70 hari.
 Gubernur Provinsi Papua Barat (PB) Drs.Dominggus Mandacan yang hadir dalam Upacara Pembukaan Opster menjelaskan, wilayah Distrik Kokoda termasuk KokodaUtara merupakan wilayah yang terisolir dengan tingkat kesulitan sangat tinggi. Oleh karena itu Pemprov PB dan Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Sorong Selatan (sorsel) sangat mendukung pelaksanaan Opster TNI tersebut. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Pangdam Kasuari Yopi Wayangkau yang mampu menyakinkan Panglima TNI, sehingga dapat menyetujui program Opster TNI dapat dilaksanakan di Distrik Kokoda Utara.
 Sementara itu Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli, SE mewakili masyarakat Kokoda dan Kokoda Utara mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI dan jajaranya serta Gubernur Provinsi Papua Barat yang telah mengupayakan  pelaksanaan Operasi Teritorial ini.
Wilayah Kokoda termasuk Kokoda Utara merupakan wilayah yang memiliki tingkat kesulitan sangat tinggi. Diharapkan dengan hadirnya kemanunggalan TNI di Kokoda dalam rangka Opster ini dapat membantu pembangun di wilayah terpencil dan tersulit, sehingga masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan di Nusantara, terutama yang dilaksanakan oleh TNI. Pihaknya akan berupaya membantu pelaksanaan operasi ini ke depan sampai selesai sesuai jadwal dan rencana yang telah ditetapkan.
 Hadir dalam Upacara Pembukaan Opster antara lain Danrem 171/PVT Brigjen. TNI Ignatius Yogo Triyono, Dandim 1704 Sorong Letkol inf Andar Dodianto Panggabean S.IP, Àsisten Teritorial (Aster) Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVIII/kasuari Kol.Inf. Andi M Ali, Perwira Staf Ahli Pangdam XVIII/Kasuari Kol.Inf. Zulkifli, Kasi Ops Korem 171/PVT Kol.Inf Anwar, Kasi Teritorial Korem 171/PVT Kol.Inf. Hari Wibowo, Kapten CZI Anam dari Zibang dan Pasi Teritorial Korem 171/PVT Mayor Inf Rolly S. Hadir juga Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Sorong Selàtan Yohan Bodori, S.Sos; Kepala Distrik Kokoda Husein Totarago, Kepala Distrik Kokoda Utara Esau Taune serta P3D Distrik Kokoda Imo Alfaris Wugaje.S.Sos.
 Pembangunan dan rehab rumah ini dilaksanakan atas kerjasama TNI-AD dan Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat di bawah naungan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Pemkab Sorsel. (humas/julius)

Berita Lainnya