Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Kemendagri Turunkan Tim Penegasan Batas Daerah
Rabu, 08/08/2018 13:50 WIB

TEMINABUAN-Kementrian Dalam Negeri bertekad untuk menyelesaikan tapal batas antar kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat tahun ini, termasuk batas daerah antara Kabupaten Sorong dengan Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel). Lokasi batas daerah yang menjadi masalah antara Kabupaten Sorong dengan Kabupaten Sorsel yakni di Kampung Botain, Distrik Saifi Kabupaten Sorsel dan Kampung Kanolo, Kabupaten Sorong yang dibangun antara Kampung Kakas dan Kampung Klaogin Kabupaten Sorsel. Untuk itulah Tim Penegasan Batas Daerah Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) turun tangan, guna menyelesaikan batas daerah tersebut. Bahkan Kemendagri melibatkan Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Direktorat Topografi TNI-AD. Tim yang dipimpin Drs.Wardani, MAP sebagai Kasubdit Batas Antar Daerah Wilayah III A Kemendagri turun ke lokasi akhir bulan Juli lalu untuk melakukan survei sekaligus mengumpulkan data teknis berupa pengambilan titik koordinat di sejumlah lokasi yang menjadi masalah atau yang diklaom oleh kedua kabupaten. Selain itu juga tim mengumpulkan data sosial budaya masyarakat.
 Tim Penegasan Batas Daerah turun ke Kampung Botain, Distrik Saifi ke Kabupaten Sorsel menggunakan speedboat didampingi Kabag Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Sorsel Hengky Saflafo, S.IP dan Asisten III Setda Kabupaten Sorong Klass Osok, S.Sos, M.Si. Selanjutnya tim menuju Kampung Kakas, Distrik Seremuk Kabupaten Sorsel melewati Kampung Somir Distrik Klaboot Kabupaten Sorong. Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli dan Wakil Bupati (Wabup) Sorsel menyambut kedatangan tim di Kampung Somir Distrik Klaboot Kabupaten Sorong. Selanjutnya menggunakan mobil menuju lokasi tapal batas antara Kabupaten Sorong dengan Kabupaten Sorsel. Setelah itu menuju Kampung Kakas, Distrik Seremuk, Kabupaten Sorsel dan Kampung Klaogin Kabupaten Sorsel namun sebelumnya singgah di Kampung Kanolo Distrik Klaboot Kabupaten Sorong yang baru dibuka beberapa bulan lalu antara Kampung Kakas dan Kampung Klaogin Distrik Seremuk Kabupaten Sorsel.
 Ketua Tim Penegasan Batas Daerah Kemendagri Wardani menegaskan, pihaknya mengumpulkan data titik koordinat untuk selanjutnya memindahkan dalam peta indikatif yang sudah ada. Pihaknya bekerja berdasarkan undang-undang pembentukan kedua kabupaten yang ada, tidak mengada-ada. Oleh karena itu data yang dikumpulkan akan diolah setelah pihaknya kembali ke Jakarta bersama anggota tim. Setelah itu Kemdnagri akan memanggil kedua pemerintah daerah yakni Pemkab Sorong dan Pemkab Sorsel untuk menunjukan hasil olah data batas antar daerah tersebut.
 Bupati Samsudin Anggiluli pada kesempatan tersebut meminta masyarakat tidak perlu berkelahi soal batas antar daerah. Serahkan sepenuhnya kepada Kemndagri untuk bekerja dan menyelesaikannya. Namun yang perlu diingat bahwa batas wilayah adat tidak terpengaruh dengan batas antar daerah. Wilayah adat tidak dibatasi, pemerintah hanya mengatur batas antar daerah yang merupakan adminsitrasi pemerintahan. Apalagi masyarakat di lokasi yang didatangi tim semuanya keluarga. (humas/julius) 

Berita Lainnya