Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Pimpinan OPD Wajib Buat Kontrak Kinerja
Rabu, 23/01/2019 12:24 WIB

TEMINABUAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sorong Selatan (Sorsel) di bawah kepemimpinan Bupati Samsudin Anggiluli, SE dan Wakil Bupati (Wabup) Drs.Martinus Salamuk mewajibkan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama membuat kontrak kinerja atau perjanjian kerja. Kontrak kinerja yang dibuat setiap Pimpinan OPD menjadi bahan evaluasi bagi Pimpinan OPD setiap akhir tahun. Apakah Pimpinan OPD bersangkutan berhasil mencapai apa yang ada dalam kontrak kinerja. Dengan demikian keputusan untuk melakukan pergantian dalam jabatan ada dasar hukumnya. Untuk itulah penyusunan kontrak kinerja oleh Pimpinan OPD sangat penting sebelum penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) OPD tahun 2019 untuk dilaksanakan. Hal ini ditegaskan Bupati Samsudin Anggiluli baru-baru saat pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan ditegaskan kembali saat pertemuan dengan ASN di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sorsel Rabu (16/1) lalu.
 Bupati Samsudin Anggiluli menjelaskan, kontrak kinerja memuat apa saja yang akan dilakukan oleh Pimpinan OPD untuk mencapai tujuan yang berkaitan dengan visi misi Kabupaten Sorsel selama setahun ini. Kalau tujuan yang sudah ditetapkan tidak tercapai, maka Pimpinan OPD siap mengundurkan diri. Untuk itulah setelah Pimpinan OPD membuat kontrak kinerja, pejabat Administrator atau eselon III membuat kontrak kinerja dengan Pimpinan OPD guna mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Begitu selanjutnya dengan pejabat di bawahnya. Tim dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melakukan pendampingan guna menyusun kontrak kinerja dimaksud, sehingga sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) OPD masing-masing. (humas/julius)