Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Bupati Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan dan Udang PT PSI
Selasa, 19/02/2019 11:57 WIB

TEMINABUAN-Bupati Sorong Selatan (Sorsel) Samsudin Anggiluli, SE meresmikan panrik pengolahan ikan dan udang PT Piala Seafood Indonesia (PSI) yang berlokasi di Kampung Tapiri, Distrik Teminabuan Senin (11/2) lalu. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Samsudin Anggiluli. Setelah itu Bupati Samsudin Anggiluli dan rombongan meninjau serta melihat langsung proses pengolahan udang oleh pekerja yang sebagian besar anak Kampung Tapiri. Sejak Kabupaten Sorsel hadir 15 tahun yang lalu komoditi udang dari Sorsel dibawa ke Sorong untuk diolah dan selanjutnya dijual serta dikirim ke luar Sorong. Namun pada tahun 2019 ini Pemkab Sorsel berada di bawah kepemimpinan Bupati Samsudin Anggiluli dan Wakil Bupati (Wabup) Drs.Martinus Salamuk membuat terobosan dengan menghadirkan investor PT PSI, untuk menanamkan modalnya di bidang pengolahan ikan dan udang. Untuk itulah kehadiran PT PSI akan mengolah udang untuk diekspor dengan label Sorong Selatan atau Tehit. Dengan demikian dunia tahu kalau udang yang diekspor asalnya dari Kabupaten Sorsel. Investor PT PSI memberdayakan masyarakat Kampung Tapiri untuk menjadi karyawan. Bahkan rekrutmen karyawan diserahkan kepada kepala kampung. Namun khusus tenaga yang punya keahlian dalam pengolahan ikan dan udang didatangkan dari Sorong untuk mengajari serta alih teknologi karyawan dari Kampung Tapiri. Demikian laporan anggota Dewan Direksi PT PSI Lukman Yusuf.


 Pada kesempatan tersebut Bupati Samsudin Anggiluli menegaskan, upaya Pemkab Sorsel melalui Dinas Perikanan dan Kelautan untuk menghadirkan investor PT PSI semata-mata untuk mempercepat pembangunan daerah ini. Mengingat dengan hadirnya PT PSI mengolah ikan dan udang, uang beredar di Kabupaten Sorsel. Untuk itulah pihaknya meminta Dinas Perikanan dan Kelautan membuat regulasi guna melindungi pabrik pengolahan ikan dan udang PT PSI. Setiap nelayan yang menangkap udang menjualnya di PT PSI untuk selanjutnya diolah, bukan dibawa ke Sorong. Kehadiran PT PSI membuat harga jual udang naik berisar Rp.70.000-Rp.100.000 per kg dibandingkan sebelum ada PT PSI hanya seharga Rp.40.000-Rp.60.000 per kg. Hal ini tentu saja meningkatkan kesejahteraan nelayan Sorsel. (humas/julius)