Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Kepala Staf TNI-AU Saksikan Napak Tilas Operasi Serigala
Selasa, 19/02/2019 12:17 WIB

TEMINABUAN- Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna didampingi mantan Kasau Marsekal TNI (Purn) Cheppy Hakim mengunjungi Teminabuan Sabtu (16/2) lalu. Belasan Jenderal TNI-AU yang merupakan petinggi TNI-AU juga hadir bersama-sama dengan Kasau, untuk menyaksikan kegiatan Napak Tilas Operasi Serigala oleh Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI-AU. Napak Tilas tersebut untuk mengenang kembali serta membangkitkan kembali aksi heroik penerjun anggota Korps Pasukan Gerak Tjepat (Kopasgat) TNI-AU yang merupakan cikal bakal Korpaskhas TNI-AU. Sebanyak 85 penerjun PGT TNI-AU terjun di Teminabuan pada 19 Mei 1962 lalu untuk menancapkan bendera Merah Putih, dalam rangka Operasi Trikora pembebasan Irian Barat dengan sandi Operasi Serigala. Kasau dan rombongan yang datang dengan helikopter Carakal milik TNI-AU disambut dengan tarian adat dan selanjutnya menuju Gedung Putih untuk istirahat sejenak sebelum menyaksikan napak tilas.


 Rangkaian Napak Tilas diawali drama kolosal situasi penerjunan anggota PGT dalam rangka  pembebasan Irian Barat 57 tahun lalu yang diperankan oleh prajurit Korpaskhas TNI-U bersama pelajar SMA Teminabuan. Selanjutnya Kasau dan rombongan menuju Tugu Merah Putih di Kampung Wersar, Distrik Teminabuan guna melihat secara langsung visualisasi penancapan bendera Merah Putih tepatnya di Tugu Merah Putih seperti yang dilaksanakan puluhan tahun silam. Prosesi penerjunan 81 penerjun Paskhas TNI-AU yang direncanakan usai drama kolosal batal karena gangguan teknis, sehingga dilaksanakan pada hari Minggu (17/2) kemarin.  
 Kasau Yuyu Sutisna pada kesempatan tersebut menjelaskan, pelaksanaan napak tilas ini untuk mengenang keberanian dan semangat para pelopor Korpaskhas melaksanakan  penerjunan dalam  rangka pembebasan Irian Barat di Teminabuan. Aksi heroik dalam Operasi Serigala pada tahun 1962 silam itu mampu mengangkat martabat dan kehormatan bangsa Indonesia  di mata dunia sekaligus menegaskan bahwa TNI-AU masih ada di wilayah Republik Indonesia. Penerjunan anggota PGT tersebut merupakan fakta sejarah yang patut dikenang untuk dijadikan pegangan sekaligus motivasi bagi generasi penerus menghadapi tuntutan dan tantangan tugas di masa mendatang. Pelaksanaan napak tilas Operasi Serigala adalah momentum yang tidak boleh berhenti sebagai perwujudan kemanunggalan TNI dan Rakyat untuk membangun tanah Papua, khususnya di Teminabuan. Peristiwa yang sangat langka ini akan menginspirasi generasi penerus Korpaskhas untuk memiliki semangat pengabdian tanpa pamrih yang dilakukan oleh Kopasgat.


 Sementara itu Bupati Sorong Selatan (Sorsel) Samsudin Anggiluli, SE menjelaskan, Operasi Serigala merupakan sejarah perjuangan panjang para pejuang bangsa yakni Pasukan Gerak Tjepat (PGT) TNI-AU merebut kembali Irian Barat ke pangkuan NKRI tepatnya dengan merebut bumi Irian Barat yang terjadi pada tanggal 19 Mei 1962 di Kampung Wersar, Distrik Teminabuan. Napak Tilas ini dilaksanakan untuk mengenang kembali peristiwa pada tahun 1962, sehingga generasi muda di kalangan Korpaskhas maupun generasi penerus bangsa   mengetahui dengan jelas bahwa pernah terjadi suatu operasi yang dilakukan oleh anggota PGT atau Paskhas saat ini. Hal ini dimaksudkan untuk menggali kembali semangat dan profesionalisme  yang akan dibawa dalam menyongsong masa depan. Dengan semangat ini kiranya dapat dieratkan kembali kepada generasi penerus bangsa mengenang sejarah serta menjaga keutuhan NKRI. Teminaban merupakan daerah pertama bendera Merah Putih dikibarkan yang ditancapkan oleh anggota PGT dan hal ini patut dihargai oleh generasi penerus bangsa. Pemerintah daerah akan berupaya memprioritaskan Kampung Wersar sebagai tempat pertama kali bendera Merah Putih berkibar menjadi kampung wisata  bersejarah yaitu Kampung Wersar sebagai Kampung Merah Putih.
 Hadir dalam Rombongan Kasau sejumlah Sesepuh Korpaskas, Komandan Korpaskhas dan Pejabat di lingkungan Mabes TNI-AU, Panglima Komando Operasi TNI-AU III Manuhua Biak Marsma TNI Fajar Adriyanto, MBA, MSi,  Panglima Armada RI Wilayah III, Kapolres Sorsel AKBP Hans Rachmatulloh Irawan, S.IK, Pimpinan OPD serta ribuan warga yang memadati Lapangan Trinati Teminabuan. (humas/julius)