Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Dewan Pengawas LPP RRI Kunjungi Teminabuan
Jumat, 05/07/2019 10:33 WIB

TEMINABUAN-Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Tantri Relatami, S.Sos, MI.Kom berkunjung ke RRI SP Teminabuan baru-baru ini. Kepala Stasiun RRI Sorong Ruslan Irianto dan manajemen RRI Sorong ikut mendampingi. Kunjungan Anggota Dewas LPP RRI tersebut untuk melihat lebih dekat RRI SP Teminabuan yang akan ditingkatkan statusnya menjadi Stasiun RRI tipe C seperti Stasiun RRI Sorong. Mengingat RRI Sorong yang selama ini membina RRI SP Teminabuan mengusulkan peningkatan status SP Teminabuan menjadi Stasiun RRI tipe C. Sehubungan dengan itu sejumlah persyaratan harus dipenuhi RRI SP Teminabuan. Pemkab Sorsel telah mendukung RRI dengan membangun kantor RRI SP Teminabuan lengkap dengan meubelair. Bersamaan dengan kunjungan tersebut dilaksanakan dialog interaktif dengan tema Kebhinekaan Merajut Persatuan dan Kesatuan Bangsa, narasumber Bupati Sorong Selatan (Sorsel) Samsudin Anggiluli, SE; anggota Dewas LPP RRI Tantri Relatami dan Kapolres Sorsel AKBP Hans Rahmatulloh, S.IK.


 Pada kesempatan tersebut Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli menjelaskan, RRI sebagai media informasi sangat dibutuhkan oleh masyarakat, apakah itu informasi pembangunan maupun informasi lainnya termasuk informasi politik. Untuk itulah pihaknya mengharapkan dukungan RRI pusat mengatasi ‘blank spot’ atau wilayah yang tidak mendapat siaran RRI. Secara khusus di wilayah pesisir Imekko yang belum mendapatkan siaran RRI SP Teminabuan. Masyarakat di wilayah pesisir sering menanyakan mengapa wilayah pesisir Imekko tidak bisa mendapat siaran RRI SP Teminabuan, justru mendapat siaran RRI dari Kabupaten Fakfak dan Nabire. Untuk itulah pihaknya berharap dengan kunjungan anggota Dewas LPP RRI yang kedua kali di Teminabuan ini dapat membantu mengatasi blank spot sekaligus meningkatkan status RRI SP Teminabuan menjadi Stasiun RRI Teminabuan tipe C.


 Sementara itu anggota Dewas RRI Tantri Relatami menjelaskan, masyarakat mempunyai hak untuk mengakses informasi. Oleh karena itu pemerintah dan masyarakat berupaya untuk memperkuat media dalam hal ini RRI. Termasuk RRI SP Teminabuan yang mempunyai sejumlah titik ‘blankspot’. Pihaknya meminta Kepala Stasiun RRI Sorong Ruslan Irianto berkoordinasi dengan Bupati Samsudin Anggiluli untuk mengatasi masalah ‘blankspot’ tersebut. Pihaknya juga meminta RRI SP Teminabuan sering mengadakan dialog interaktif dengan Bupati Samsudin Anggiluli dan Pimpinan OPD. Kalau memang tidak bisa dilaksanakan di studio, bisa dilaksanakan di luar studio yakni di ruang kerja Bupati Samsudin Anggiluli ataupun di kantor Bupati. Dengan demikian masyarakat sering mendapat informasi pembangunan Kabupaten Sorsel dan bisa berinteraksi langsung. (humas/julius)

Berita Lainnya