Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Peneliti Unipa Kaji Potensi Stok Sumber Daya Perikanan
Rabu, 02/10/2019 14:33 WIB

TEMINABUAN-Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) kaya akan hasil laut, sehingga tidak heran kalau stok udang jerbung atau udang putih cukup besar di wilayah pesisir Sorsel. Untuk itulah Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Barat bekerja sama dengan Universitas Papua (Unipa) Manokwari untuk mengadakan pengkajian stok sumber daya perikanan di Kabupaten Sorsel. Berdasarkan kajian yang dilakukan tim peneliti Unipa potensi stok atau nilai potensi lestari maksimum atau MSY udang jerbung sebesar 1243 ton. Stok tersebut merupakan stok udang jerbung berkelanjutan. Sedangkan nilai ekonomi potensi stok udang jerbung diperkirakan mencapai Rp.74,5 Milyar atau tepatnya Rp.74.580.000.000 dengan asumsi harga jual udang ke pengumpul sebsar Rp.60.000 per kg. Setelah udang jerbung diikuti potensi ikan demersal atau ikan campuran 472 ton, kepiting 237 ton, ikan kembung 226 ton dan udang windu 100 ton.

Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni dan September 2019. Demikian paparan hasil pengkajian potensi sumber daya perikanan Kabupaten Sorsel oleh peneliti senior Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unipa Prof.Dr.Ir.Roni Bawole, M.Si dan Dekan FPIK Unipa Dr.Ir.Ridwan Sala, M.Si dalam Seminar Hasil Pengkajian Sumber Daya Perikanan Kabupaten Sorsel Senin (30/9) kemarin di Aula Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sorsel.


 Setelah pemaparan hasil kajian tim peneliti FPIK Unipa, dilanjutkan dengan diskusi tentang pemanfaatan atau pengelolaan udang putih berkelanjutan. Mengingat tingkat pemanfaatan udang jerbung terhadaap stok baru 66 %. Sejumlah Pimpinan OPD menyampaikan usul saran tentang pengembangan udang jerbung secara terpadu atau melibatkan OPD terkait. Sehingga potensi udang jerbung yang ditangkap tidak mengganggu kelestariannya atau dengan kata lain udang jerbung yang masih berkebang biak tidak ditangkap oleh nelayan.

Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE yang membuka kegiatan sekaligus mengikutinya hingga tuntas memberikan apresiasi dan perlu ditindaklanjuti. Tidak menutup kemungkinan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sorsel akan bekerja sama dengan FPIK Unipa. Data hasil kajian tim peneliti Unipa tersebut menjadi acuan bagi pemerintah untuk memanfaatkan potensi sumber daya perikanan yang ada serta memberi bantuan bagi nelayan. (humas/julius)

Berita Lainnya