Kabupaten Sorong Selatan

Uncategorized

Pengurus PMI Harus Siap Donor Darah
Jumat, 20/12/2019 09:21 WIB

TEMINABUAN – Setelah sekian lama, akhirnya Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) terbentuk, ditandai dengan pelantikan pengurus PMI Kabupaten Sorsel pada baru-baru ini di RSUD Scholoo Keyen. Direktur RSUD Scholoo Keyen dr.Felix Duwit, Sp.PD selaku Ketua PMI Sorsel. Pelantikan pengurus PMI untuk yang pertama kali di Kabupaten Sorsel ini diikuti langsung oleh Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE, MAP dan Wakil Bupati (Wabup) Sorsel Drs.Martinus Salamuk. Organisasi pelayanan kemanusiaan yang baru dibentuk di Sorsel diharapkan dapat menjamin ketersediaan darah di Sorsel aman. Untuk itulah PMI Cabang Sorsel harus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait serta pihak TNI/Polri juga para tokoh yang ada di Sorsel demi kelancaran tugas dan tanggung jawab PMI Sorsel terkait ketersediaan darah. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga ikut menunjang pelaksanaan tugas PMI, terutama Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Mengingat tugas PMI ini tanggung jawab bersama. pengurus PMI Cabang Sorsel yang baru dilantik harus kerja dengan senang hati, sepenuh hati dan memiliki rasa tanggung jawab kenanusiaan yang besar meskipun PMI Sorsel saat ini masih minim alat-alat penunjang kerja. Tetap kerja tanpa pamrih demi kebaikan banyak orang. Pengurus PMI juga harus siap mendonorkan darahnya. Demikian Bupati Samsudin Anggiluli saat pelantikan pengurus PMI Cabang Sorsel periode 2019-2020.


 Sementara itu Sekretaris PMI Provinsi Papua Barat Raimon Magsaisai Rumanasen pada kesempatan tersebut menegaskan, pihaknya mengapresiasi kesediaan Bupati Samsudin Anggiluli untuk menghadirkan PMI di Kabupaten Sorsel. Pihaknya mengharapkan dukungan Pemkab Sorsel terhadap PMI menjalankan tugas kemanusiaan. Pengurus PMI Sorsel yang menjabat selama setahun ini mempunyai tugas untuk mempersiapkan sarana dan prasarana terutama Markas PMI, agar PMI dapat bekerja secara konsentrasi demi kepentingan masyarakat Sorsel. Dengan adanya Markas PMI, petugas akan bekerja selama 24 jam. Bank darah sudah ada di Kabupaten Sorsel. Selanjutnya PMI harus membentuk relawan PMI yakni Palang Merah Remaja (PMR) di SD hingga SMA dan Korps Suka Rela (KSR) PMI di Perguruan Tinggi. Anggota PMI harus berjiwa sosial, melakukan pelatihan kepada Relawan PMI guna kelancaran tugas PMI, berdedikasi tinggi, bertanggung jawab sepenuh hati, dimana ada bencana PMI harus hadir di tengah-tengah lokasi melayani sesuai tanggung jawab kemanusiaan. (humas/julius)

Berita Lainnya